Langsung ke konten utama

Kultum Menjelang Berbuka: Hukum Makan Sebelum Shalat Idul Fitri

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Kemarin malam saya sempat berbincang dengan teman komunitas saya. Kemudian dia pun menanyakan sebuah pertanyaan ke saya. Dia bertanya: "Hukumnya makan sebelum shalat id saat idul fitri apasih? Soalnya dia pernah dengar kalau kita tidak boleh makan dulu sampai kita selesai shalat. Apakah benar?" Nah karena ragu akan jawaban saya, saya pun mengeceknya di internet. Yuk disimak…

Berdasarkan rumahriqih.com dijelaskan bahwa hukum makan sebelum shalat id itu ada 2. Pertama apabila kita melaksanakannya saat idul fitri maka hukumnya sunnah. Hal tersebut sesuai dengan hadits yang dirawayatkan oleh Bukhari yang berbunyi:

ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲٍ ﻛَﺎﻥَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻻَ ﻳَﻐْﺪُﻭ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺄْﻛُﻞَ ﺗَﻤَﺮَﺍﺕٍ
Dari Anas bin Malik radliyallahuanhu berkata, “Rasulullah tidak berangkat pada Idul Fithri hingga beliau memakan beberapa kurma. (HR. Bukhari)

Sedangkan kalau kita melaksanakannya saat idul adha disunnahkan untuk makan setelah shalat. Hal tersebut sesuai dengan hadits berikut ini :

ﻋَﻦْ ﺑُﺮَﻳْﺪَﺓَ ﻗﺎﻝ : ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﻻَ ﻳَﺨْﺮُﺝُ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟﻔِﻄْﺮِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻄْﻌَﻢَ ﻭَﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟﻨَّﺤْﺮِ ﻻَ ﻳَﺄْﻛُﻞُ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺮْﺟِﻊَ ﻓَﻴَﺄْﻛُﻞَ ﻣِﻦْ ﻧَﺴِﻴﻜَﺘِﻪِ
Dari Buraidah -radliyallahu’anhu- berkata, “Nabi shallallahu’alaihi wa sallam tidak keluar pada Idul Fithri hingga makan terlebih dahulu. Adapun pada Idul Adha beliau tidak makan hingga pulang dari makan dari daging kurban sembelihannya.(HR. Ahmad, At-Tirmizy, Ibnu Majah, Ad-Druquthuny dan Al-Hakim)

Baiklah itu saja dari saya. Saran saya untuk masalah ini sebaiknya kita ikuti sunnah saja. Kalau memang kita tidak sempat makan makanan berat mungkin makan kurma atau makanan ringan yang lainnya diperbolehkan. Hal ini dilakukan mungkin sebagai tanda bahwa hari itu puasa sudah tidak dilaksanakan lagi.

Oke kalau begitu, billauhi taufik walhidayah…

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kultum Subuh: Keutamaan Shalat Dhuha

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Shalat dhuha merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan ketika hari mulai menjelang siang. Shalat dhuha biasanya jarang dilakukan karena shalat dhuha bukan shalat yang wajib dilaksanakan. Padahal shalat dhuha memiliki banyak keutamaan apabila kita melaksanakannya. Lantas apa saja keutamaan shalat dhuha? Nah untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai keutamaan shalat dhuha. Yuk disimak… Berikut ini adalah keutamaan shalat dhuha yaitu: 1. Shakat Dhuha sebagai pengganti sedekah يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِي...

Kultum Subuh: Pentingnya Menepati Janji

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Sebagian besar orang di dunia pasti pernah membuat sebuah janji. Namun terkadang janji tersebut tidak semuanya mereka laksanakan. Bahkan sebagian orang pernah lupa kalau mereka pernah berjanji. Lantas seberapa pentingkah untuk menepati janji tersebut? Nah untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pentingnya menepati janji. Yuk disimak… Berdasarkan hadist dari Al-Bukhari dan Muslim yang berbunyi: آية المنافق ثلاث إذا حدث كذب، وإذا وعد أخلف، وإذا اؤتمن خان “Ciri-ciri orang munafik ada tiga: apabila berbicara ia berdusta, apabila berjanji ia tidak menepati, dan apabila diberi amanah ia berkhianat.” (HR Al-Bukhari dan Musl...

Kultum Subuh: Amalan yang Tidak akan Putus

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Saat kita meninggal nanti, kita akan dihisab amalnya. Setiap amal yang amal yang kita buat akan dihisab meskipun amal tersebut merupakan amalan kecil. Namun di antara semua amalan itu ada beberapa amalan yang pahalanya tak akan terputus meskipun kita sudah dihisab. Lalu apa saja amalan tersebut? Untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai amalan yang tidak akan putus pahalanya. Yuk disimak… “ Jika seseorang meninggal dunia , maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu : sedekah jariyah , ilmu yang dimanfaatkan , atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim ) Dari hadits di atas dijelaskan bahwa ada 3 amalan yang pahalanya tidak akan terputus, yaitu: 1. Sedekah Jariyah Sedekah Jariyah adalah sedekah yang dikeluarkan oleh mayit itu sendiri bukan yang dikeluarkan oleh anak-anaknya untuknya setelah dia meninggal. Sedekah jariyah banyak bentuknya. Biasanya berupa hal bisa dipakai ...