Langsung ke konten utama

Kultum Menjelang Berbuka: Sikat Gigi Ketika Puasa

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Bagian kebanyakan orang sikat gigi itu sangat penting. Bahkan saking pentingnya kadang2 orang lebih memprioritaskan sikat gigi dahulu dibanding mandi. Lalu apakah ketika berpuasa sikat gigi tetap diperbolehkan? Nah untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan membahas masalah sikat gigi di bulan puasa.

Menurut sebagian besar ulama, sikat gigi atau siwak itu diperbolehkan. Hanya saja kebanyakan yang diperbolehkan adalah siwak kering atau tanpa air. Lalu apakah sikat gigi dengan odol tetap diperbolehkan? Berdasarkan perkataan Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah ketika ditanya apa hukum menggunakan pasta gigi saat berpuasa, jawaban beliau, “Membersihkan gigi saat dengan pasta gigi tidak membatalkan puasa sebagai siwak. Hal ini selama menjaga diri dari sesuatu yang masuk dalam rongga perut. Jika tidak sengaja ada sesuatu yang masuk di dalam, maka tidak batal.” ( Majmu’ Fatawa Ibnu Baz , 15: 260. Dinukil dari
Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab no. 108014 ). Nah jadi menurut saya boleh2 saja sikat gigi pakai odol. Asalkan jangan ada yang tertelan dengan sengaja. Kalo sengaja mah ya udah pasti batal hehe...

Okedeh cukup sekian dari saya. Maaf kalau cuma sedikit. Apabila ada pendapat saya di atas ada yang salah, maka saya meminta tolong untuk diperbaiki di kolom komentar. Terima kasih...

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kultum Subuh: Keutamaan Shalat Dhuha

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Shalat dhuha merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan ketika hari mulai menjelang siang. Shalat dhuha biasanya jarang dilakukan karena shalat dhuha bukan shalat yang wajib dilaksanakan. Padahal shalat dhuha memiliki banyak keutamaan apabila kita melaksanakannya. Lantas apa saja keutamaan shalat dhuha? Nah untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai keutamaan shalat dhuha. Yuk disimak… Berikut ini adalah keutamaan shalat dhuha yaitu: 1. Shakat Dhuha sebagai pengganti sedekah يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِي...

Kultum Subuh: Pentingnya Menepati Janji

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Sebagian besar orang di dunia pasti pernah membuat sebuah janji. Namun terkadang janji tersebut tidak semuanya mereka laksanakan. Bahkan sebagian orang pernah lupa kalau mereka pernah berjanji. Lantas seberapa pentingkah untuk menepati janji tersebut? Nah untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pentingnya menepati janji. Yuk disimak… Berdasarkan hadist dari Al-Bukhari dan Muslim yang berbunyi: آية المنافق ثلاث إذا حدث كذب، وإذا وعد أخلف، وإذا اؤتمن خان “Ciri-ciri orang munafik ada tiga: apabila berbicara ia berdusta, apabila berjanji ia tidak menepati, dan apabila diberi amanah ia berkhianat.” (HR Al-Bukhari dan Musl...

Kultum Subuh: Amalan yang Tidak akan Putus

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Saat kita meninggal nanti, kita akan dihisab amalnya. Setiap amal yang amal yang kita buat akan dihisab meskipun amal tersebut merupakan amalan kecil. Namun di antara semua amalan itu ada beberapa amalan yang pahalanya tak akan terputus meskipun kita sudah dihisab. Lalu apa saja amalan tersebut? Untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai amalan yang tidak akan putus pahalanya. Yuk disimak… “ Jika seseorang meninggal dunia , maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu : sedekah jariyah , ilmu yang dimanfaatkan , atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim ) Dari hadits di atas dijelaskan bahwa ada 3 amalan yang pahalanya tidak akan terputus, yaitu: 1. Sedekah Jariyah Sedekah Jariyah adalah sedekah yang dikeluarkan oleh mayit itu sendiri bukan yang dikeluarkan oleh anak-anaknya untuknya setelah dia meninggal. Sedekah jariyah banyak bentuknya. Biasanya berupa hal bisa dipakai ...